Tulisan ini dipersambahkan untuk para pemain semen Baturaja Futsal Club
Mungkin sangat banyak sekali teman-teman pemain semen Baturaja Futsal Club yang tidak mengetahui bagaimana terbentuknya SBFC. Berikut sekelumit sejarahnya……………………….
Pada Juni 2006, ketika sedang hangat-hangatnya Piala Dunia 2006, penulis melalui membaca, melihat dan mendengar mendapatkan ide bahwa mungkin bisnis futsal dapat dikembangkan di Kota Palembang, ide ini disampaikan kepada beberapa orang terdekat dan mendapat sambutan yang cukup positif.
Akan tetapi beberapa waktu kemudian, ketika penulis melewati Jalan Sumpah Pemuda Kampus, penulis melihat pembuatan Lapangan Futsal (yang kelak bernama SONIC FUTSAL, pelopor lappangan Futsal di Palembang). Selang beberapa waktu selanjutnya, penulis berpikir bahwa lapangan tersebut dapat disewa untuk kegiatan futsal semen Baturaja, penulis menelpon saudara Budi Oktarita (BO) dan saudara Ade Chitra dan mendapatkan sambutan yang sangat antusias terhadap hal tersebut.
Selanjutnya kita menemui saudara Edward (awet) manajer Sonic Futsal untuk mendapatkan info menyewa lapangan tersebut, selanjutnya kita mengatur di kantor untuk mendapatkan dana dari BAPOR untuk kegiatan Futsal. Pada saat itu dana Bapor Semen Baturaja banyak yang tidak terpakai, karena hanya untuk membiayai kegiatan Bulu Tangkis sedangkan kegiatan lain seperti Golf, Tenis dan Boling vakum. Ketua Bapor Semen Baturaja, Hasan Marzoeqie, menyambut baik kegiatan ini dan akan memberikan dana setiap bulannya.
Pada bulan Juli 2006, dimulailah aktivitas futsal PT Semen Baturaja, pada saat itu futsal dilakukan pada setiap Sabtu Pagi. Setelah berjalan beberapa lama futsal dipindahkan pada malam hari, karena diakibatkan seringnya hujan di malam hari (sehingga pada saat itu futsal tertunda, lapangan yang licin, teman kita erwinsyah terluka di bibir akibat terjatuh) serta telah dibangunnya lapangan futsal baru di sebelah Sonic Futsal yaitu Momea Futsal yang menggunakan lapangan rumput sintetis serta indoor maka pada Januari 2007, futsal semen baturaja dipindahkan ke lapangan momea futsal hingga saat ini. Peserta SBFC terdiri dari karyawan, anak karyawan, karyawan koperasi serta teman karyawan.
Selama kurun waktu hampir 1,5 tahun lebih ini, kita pernah mengikuti 3 turnamen. Pertama, tahun 2006 di lapangan sonic futsal SBFC tersingkir di babak kedua oleh anak-anak unisversitas sriwijaya bukit besar. Kedua pada februari tahun 2007 juga di lapangan sonic futsal, tersingkir pada babak pertama dari Global Course. Ketiga pada September 2007 pada turnamen di Momea Futsal kita berhasil menjadi semi finalis disingkirkan oleh tim permata biru setelah pada babak perempat final menyingkirkan Bank Sumsel melalui drama adu penalti, ini merupakan prestasi terbaik bagi SBFC.
Kedepan SBFC harus terus dipertahankan sebagai komunitas penggemar olahraga sekaligus pergaulan diluar perusahaan. Hidup SBFC!!!!!!!